GROUP RADAK BABEL

Team Radak Babel
Bangka  

Suara Ponton PIP Ganggu Perkuliahan di Polman Babel

RADAKBABEL.COM, SUNGAILIAT — Aktifitas penambangan laut didalam IUP oleh mitra binaan PT Timah diperairan laut Sungailiat dan sekitarnya terus menuai sorotan.

Pasalnya, dampak yang ditimbulkan dari kegiatan itu tak hanya merusak ekosistem lingkungan dan mata pencaharian nelayan tradisional, namun dunia pendidikan juga merasakan dampak yang signifikan atas penambangan laut oleh PIP mitra binaan PT Timah ini.

Ratusan PIP yang beraktifitas di belakang kampus Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) Sungailiat dikeluhkan oleh pihak Polman karena dianggap telah menganggu jam belajar mengajar mahasiswa Polman.

Akan hal itu, pihak Polman melaporkan aktifitas PIP Ke Bupati Bangka agar ditindaklanjuti.

Setelah menerima laporan dari pihak Polman, Bupati Bangka, Fery Insani meminta Satpol PP Bangka turun ke lapangan guna melakukan pemantauan.

Baca Juga  BreakingNews Satgasus Geledah Smelter Di Jeliik Sungailiat 

Plh Kasatpol PP Kabupaten Bangka, Achmad Suherman saat dikonfirmasi Senin (15/06/2026) membenarkan hal tersebut.

“Menindaklanjuti perintah Bupati, tadi kita melakukan peninjauan terkait laporan dari polman bahwa tambang TI apung sudah mendekati pagar dan mengakibatkan abrasi. Selain itu aktifitas menimbulkan suara bising sehingga mengganggu belajar mahasiswa,”katanya.

Saat berada dilapangan, Suherman memprediksi jumlah PIP yang beroperasi sekitar ratusan unit dan jaraknya sangat dekat sekali dengan pagar pembatas dinding milik Polman.

“Jaraknya sekitar 150 meter dari pagar Polman. Hal ini kami koordinasi ke pt timah yg mengani PIP Laut, karena pemilik iup wajib menjaga IUP nya,”katanya.

Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan Satpol PP di lapangan, Suherman mengaku telah melaporkan hal tersebut ke Bupati Bangka.

Baca Juga  Laka Tambang di IUP PT Timah: 7 Pekerja Asal Jawa Tewas Tertimbun Longsor, 4 Masih Dicari

“Perintah dr bupati Bangka agar kordinasi ke pemilik iup yakni PT Timah dan Kepolisian,”katanya.

Sementara, informasi yang berhasil dihimpun dilapangan menyebutkan, ratusan PIP yang beroperasi dekat belakang perairan laut yang berbatasan dengan dinding kampus Polman Babel ini diduga banyak tidak memiliki izin untuk melakukan ekploutasi penambangan laut di perairan yang dimaksud.

Mirisnya, kendati sebagian tidak memiliki izin, PT Timah diduga melakukan pembiaran sehingga banyak dikeluhkan berbagai pihak, salah satunya Polman Babel. ( RADAK)

Hargai Karya Radak Jangan Salin Tanpa Izin

error: Content is protected !!