GRUB RADAK BABEL

Team Radak Babel
Berita  

Solidaritas Korban Penembakan, DKI Beri Warna Bendera New Zealand di JPO GBK

Thumbnail Berita 1
Tunjukkan dukungan ke korban penembakan, Pemprov DKI munculkan warna-warna bendera Selandia Baru di JPO GBK. (Foto: Dok. Pemprov DKI)

JAKARTA, RADAKBABEL.COM Duka mendalam menyelimuti dunia internasional setelah tragedi penembakan brutal di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, yang merenggut puluhan nyawa tak berdosa. Gelombang empati pun mengalir dari berbagai penjuru dunia, termasuk dari Indonesia. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut menyampaikan belasungkawa atas peristiwa kemanusiaan yang mengguncang nurani tersebut.

Sebagai bentuk solidaritas nyata, Pemprov DKI Jakarta menghadirkan simbol dukungan melalui visual yang sarat makna. Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) dihiasi dengan pancaran warna merah, biru, dan putih—warna yang merepresentasikan bendera Selandia Baru. Tampilan tersebut dijadwalkan hadir selama satu pekan sebagai tanda penghormatan bagi para korban serta dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.

Baca Juga  Ketika Jurnalis Kehilangan Netralitas: Ancaman bagi Demokrasi

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan wujud kepedulian Jakarta terhadap tragedi kemanusiaan yang melampaui batas negara.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Jakarta berdiri bersama Selandia Baru dalam duka ini. Ini adalah bentuk solidaritas dan empati kepada para korban serta keluarga yang terdampak,” ujar Hari dalam keterangannya, Sabtu (16/3/2019).

Ia menambahkan, inisiatif tersebut merupakan arahan langsung dari Gubernur DKI Jakarta sebagai simbol bahwa nilai kemanusiaan harus dijunjung tinggi di atas segala perbedaan.

Sejak Jumat malam (15/3), cahaya berwarna yang menyelimuti JPO GBK menjadi pemandangan yang mencuri perhatian masyarakat. Lebih dari sekadar estetika, pancaran warna itu menjadi pesan kuat bahwa tragedi di Christchurch bukan hanya milik Selandia Baru, melainkan luka bagi seluruh umat manusia.

Baca Juga  Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

Peristiwa penembakan di dua masjid di Christchurch sendiri menjadi salah satu tragedi paling kelam dalam sejarah modern Selandia Baru. Puluhan jamaah yang tengah menjalankan ibadah menjadi korban dalam aksi kekerasan yang mengguncang dunia dan memicu kecaman luas dari berbagai negara.

Melalui langkah sederhana namun sarat makna ini, Jakarta menunjukkan bahwa solidaritas tidak selalu harus diwujudkan dalam kata-kata, tetapi juga dalam simbol yang mampu menyatukan rasa kemanusiaan.

Di tengah perbedaan bangsa, agama, dan budaya, tragedi ini menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan adalah bahasa universal—yang menyatukan dunia dalam duka, sekaligus harapan akan perdamaian yang lebih kuat di masa depan. (RADAK)

Hargai Karya Radak Jangan Salin Tanpa Izin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!