Pergantian Jitu Luis Milla yang Mengantar Indonesia ke Semifinal
- calendar_month Minggu, 17 Mar 2019
- comment 0 komentar
- print Cetak

Photo: Luis Milla nuevo entrenador del Zaragoza (doc. google)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, RADAKBABEL.COM — Timnas Indonesia sukses meraih kemenangan penting dengan menundukkan Kamboja 2-0 dalam laga yang sempat berjalan alot. Kebuntuan di babak pertama akhirnya pecah setelah sentuhan taktik dari pelatih Luis Milla membuahkan hasil manis.
Bertanding di Stadion Shah Alam, Malaysia, Kamis (24/8/2017) sore WIB, Indonesia turun dengan formasi andalan 4-2-3-1. Misi jelas diusung: menang besar demi membuka jalan menuju semifinal. Marinus Maryanto Wanewar dipercaya sebagai ujung tombak sejak menit awal.
Di lini serang, Marinus mendapat dukungan penuh dari Septian David Maulana yang beroperasi tepat di belakangnya. Sementara itu, kecepatan Osvaldo Haay di sisi kiri dan Saddil Ramdani di sisi kanan diharapkan mampu membongkar pertahanan lawan.
Sektor tengah diisi duet solid Muhammad Hargianto dan Evan Dimas yang bertugas menjaga keseimbangan permainan. Di lini belakang, Ricky Fajrin kembali ke posisi naturalnya sebagai bek kiri, menggantikan Rezaldi Hehanusa.
Sejak peluit awal, Indonesia langsung tampil menekan dengan mengandalkan kecepatan di kedua sisi lapangan. Pola serangan melalui umpan-umpan silang terus dicoba untuk menembus kotak penalti Kamboja.
Namun, strategi tersebut belum berjalan efektif di babak pertama. Serangan demi serangan kerap kandas. Osvaldo Haay yang beroperasi di sisi kiri belum mampu memberikan penetrasi maksimal, sementara umpan-umpan silang dari kedua sayap mudah dipatahkan lini pertahanan Kamboja.
Kebuntuan ini menjadi pekerjaan rumah yang kemudian dijawab Luis Milla di babak kedua—saat perubahan taktik akhirnya membuka jalan bagi kemenangan Garuda. (RADAK)
- Penulis: Radak














