GROUP RADAK BABEL

Team Radak Babel

Pengiriman 5 Ton Diduga Lolos, Penangkapan 8 Ton Jadi Sorotan: Satgas Pilih Kasih?

BANGKA, RADAKBABEL.COM – Operasi penangkapan sekitar 8 ton pasir timah yang dilakukan Satgas Tricakti di Jalan Sungailiat, Kabupaten Bangka, yang semula dipublikasikan sebagai keberhasilan membongkar penyelundupan, kini justru memunculkan tanda tanya yang jauh lebih besar. Publik mempertanyakan, apakah operasi tersebut benar-benar menyasar pelaku utama atau hanya berhenti pada barang bukti yang ditampilkan ke publik.

Tim Investigasi Radak Babel memperoleh informasi bahwa sekitar sepekan sebelum penangkapan tersebut, tepatnya Sabtu (13/6/2026), sekitar 5 ton pasir timah diduga telah berhasil dikirim keluar tanpa hambatan. Informasi itu memunculkan pertanyaan mendasar. Jika aparat mengetahui adanya dugaan pengiriman tersebut, mengapa pengiriman itu tidak dihentikan? Siapa yang sebenarnya luput dari proses penegakan hukum?

Nama Nazir kemudian disebut dalam sejumlah informasi yang diterima tim investigasi sebagai pihak yang diduga mengetahui alur pengiriman pasir timah tersebut. Namun hingga kini belum ada informasi resmi mengenai apakah yang bersangkutan telah diperiksa ataupun dimintai pertanggungjawaban oleh aparat penegak hukum.

Baca Juga  BREAKING NEWS ! Awalnya Mengelak, Kini Mengaku! Bukti Digital Bongkar Peran Ahyen

Yang lebih mengejutkan, saat dikonfirmasi wartawan, Nazir tidak secara tegas membantah dugaan tersebut. Ia justru meminta agar pemberitaan dihentikan.

“Tolonglah jangan buat berita itu. Kasus itu sudah lama dan jangan libatkan oknum Satgas Edwin, karena satgas itulah yang bantu saya,” ujar Nazir kepada wartawan.

Tak lama kemudian, Nazir kembali melontarkan pernyataan yang memunculkan pertanyaan lebih besar.

“Sudah-sudahlah, jangan lagi. Itu cuma untuk tumbal. Timah itu punya orang luar yang kami jadikan tumbal itu.”

Pernyataan tersebut merupakan klaim dari pihak yang diwawancarai dan belum dapat diverifikasi secara independen. Namun apabila benar, pengakuan itu berpotensi membuka dugaan bahwa penangkapan 8 ton pasir timah bukanlah akhir dari rantai penyelundupan, melainkan hanya bagian kecil yang diperlihatkan kepada publik.

Baca Juga  Pangkalpinang Diguncang! Balok Timah 3 Ton Diduga Akan Dikirim Diam-Diam ke Jakarta

Publik kini mempertanyakan sikap aparat. Bila benar ada dugaan pengiriman sekitar 5 ton pasir timah yang lolos lebih dahulu dan identitas pihak yang diduga terlibat telah diketahui, mengapa hingga kini belum terdengar adanya tindakan hukum terhadap pihak-pihak tersebut? Apakah penyelidikan masih berjalan, atau justru berhenti sebelum menyentuh aktor yang diduga berperan penting?

Pertanyaan yang kini bergema di tengah masyarakat pun semakin keras: apakah Satgas Tricakti benar-benar bertindak tanpa pandang bulu, atau ada pihak tertentu yang diduga memperoleh perlakuan berbeda? Dugaan tersebut tentu harus dijawab melalui proses hukum yang transparan, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Hingga berita ini diterbitkan, Nazir, pihak Satgas Tricakti, oknum yang disebut dalam pernyataan Nazir, maupun aparat penegak hukum lainnya belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai dugaan tersebut. Redaksi masih membuka ruang hak jawab dan terus berupaya memperoleh konfirmasi dari seluruh pihak. (RADAK)

Hargai Karya Radak Jangan Salin Tanpa Izin

error: Content is protected !!