Hot News
Trending Hashtag
Beranda » Bangka Belitung » Pengawas Akui Proyek ‘Punya Bambang’: Transparansi Revitalisasi Bay Park Dipertanyakan

Pengawas Akui Proyek ‘Punya Bambang’: Transparansi Revitalisasi Bay Park Dipertanyakan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PANGKALPINANG, RADAKBABEL.COM — Proyek revitalisasi konservasi taman di kawasan Bay Park Polda Kepulauan Bangka Belitung senilai Rp25,19 miliar kembali menuai sorotan. Sejumlah temuan di lapangan, mulai dari pekerjaan yang belum tuntas, mutu konstruksi yang dipertanyakan, hingga aspek keselamatan kerja, memunculkan pertanyaan tentang pengawasan dan akuntabilitas proyek yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Proyek yang berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum tersebut dilaksanakan oleh PT Grana Anugerah Lestari dengan pengawasan PT Tri Ennas. Kontrak pekerjaan berlangsung selama 138 hari kalender dan bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2024.

Setelah tim media mempublikasikan temuan lapangan, Yuda selaku pengawas proyek akhirnya memberikan klarifikasi pada Kamis (5/2/2026).
Ia membenarkan adanya keterlambatan pekerjaan serta beberapa bagian yang dinilai belum maksimal.

“Keterlambatan karena faktor cuaca, terutama hujan. Saat ini proyek sudah masuk tahap pemeliharaan, dan temuan-temuan di lapangan akan segera diperbaiki,” ujar Yuda dari Satker Kementerian SDA krpada media ini, Rabu (5/2/2026).

Pantauan media sebelumnya menunjukkan sejumlah pekerjaan yang dinilai belum memenuhi standar akhir. Di area kolam, beton cor masih memperlihatkan besi tulangan. Beberapa bagian terlihat retak, sementara sisa material kayu tampak berserakan di area taman. Pekerjaan dinding dan fasilitas toilet (WC) juga dinilai belum rapi, meski sebagian permukaan telah dicat.

Yuda menegaskan seluruh temuan tersebut akan ditindaklanjuti pada masa pemeliharaan.

“Beton yang masih terlihat besinya akan kami perbaiki, termasuk WC yang kurang rapi akan dirapikan kembali,” katanya.

Namun, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan publik: sejauh mana pengawasan dilakukan selama masa pelaksanaan proyek, mengingat nilai kontrak yang mencapai puluhan miliar rupiah dan lokasi proyek yang berada di ruang publik strategis.

Keselamatan Kerja dan APD

Sorotan juga mengarah pada aspek keselamatan kerja. Yuda mengakui tidak semua pekerja menggunakan alat pelindung diri (APD) saat bekerja.

“APD sebenarnya tersedia, tetapi memang ada pekerja yang tidak menggunakannya,” ujarnya.

Pengakuan ini menambah daftar catatan kritis, mengingat penerapan standar K3 merupakan kewajiban dalam proyek konstruksi negara dan menjadi bagian dari indikator kinerja pelaksana maupun pengawas.

Nada Kecewa dan Pengakuan Sensitif

Di luar penjelasan teknis, dinamika lain muncul saat konfirmasi dilakukan. Dalam percakapan melalui sambungan telepon, Yuda menyampaikan nada kekecewaan terhadap pemberitaan media yang mengangkat temuan di lapangan.

“Lagi diperbaiki ini, lagi finishing, kena denda dia Bang. Ngeri kali Bang. Aku ini orangnya berkawan,” ujarnya.

Dalam percakapan yang sama, Yuda juga mengakui bahwa proyek tersebut “punya Bambang”, yang disebut berasal dari Jawa.

“Benar Bang, proyek ini memang punya Bambang. Aku orang ajak berkawan Bang,” ucapnya.

Pernyataan tersebut, meski disampaikan secara informal, memunculkan pertanyaan lanjutan tentang relasi kuasa, transparansi kepemilikan proyek, serta profesionalisme dalam pengelolaan pekerjaan publik.

Harapan Publik dan Tanggung Jawab Negara

Sebagai fasilitas publik yang berada di kawasan strategis, revitalisasi Bay Park Polda Babel diharapkan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga memenuhi standar mutu, keselamatan, dan estetika. Proyek negara, terlebih yang bernilai besar, dituntut untuk terbuka terhadap pengawasan publik dan kritik media.

Tahap pemeliharaan kini menjadi penentu: apakah berbagai temuan benar-benar diperbaiki secara menyeluruh atau sekadar menjadi catatan yang berlalu. Publik menanti komitmen nyata dari pelaksana, pengawas, dan pihak terkait agar proyek APBN ini benar-benar memberi manfaat, bukan meninggalkan persoalan baru di kemudian hari. (RADAK)

  • Penulis: Radak

Rekomendasi

  • Ketika Bos Dayat Menghilang Aktivitas Gudang Liku, Terlihat Lengang

    Ketika Bos Dayat Menghilang Aktivitas Gudang Liku, Terlihat Lengang

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • 0Komentar

    RADAKBABEL.COM, BANGKA BARAT — Penangkapan dua kolektor pasir timah ilegal, Aldi Lesmana (28) dan Aries (41), oleh Polres Bangka Barat pada Jumat malam (5/12/2025) terus menyisakan tanda tanya besar di tengah masyarakat pesisir. Informasi yang beredar Pasca penangkapan tersebut, sosok yang selama ini kerap disebut warga sebagai pengendali jaringan timah ilegal di kawasan Keranggan–Tembelok, yakni […]

  • Prabowo” Cilik Bikin Pangkalpinang Heboh, Karnaval Kemerdekaan Disambut Antusias Warga

    Prabowo” Cilik Bikin Pangkalpinang Heboh, Karnaval Kemerdekaan Disambut Antusias Warga

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • 0Komentar

    Editor: Bangdoi Radak RADAKBABEL.COM,PANGKALPINANG — Ribuan pasang mata tertuju ke satu arah. Di bawah teriknya matahari, warga Pangkalpinang tetap bertahan di sepanjang Jalan Toni Wen demi menyaksikan kemeriahan karnaval HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (27/8/2026). Sejak pagi, tepian jalan telah dipenuhi warga. Emak-emak duduk berjejer, anak-anak berdiri di depan sambil sesekali melongok ke arah […]

  • Aktivitas Tambang Di Nelayan II Kembali Beroperasi, AMSAL: Kami Tidak Bisa Istirahat Tolong Stop

    Aktivitas Tambang Di Nelayan II Kembali Beroperasi, AMSAL: Kami Tidak Bisa Istirahat Tolong Stop

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    RADAKBABEL.COM, BANGKA — Meski telah terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan pergelangan tangan kanan penambang putus. Aktivitas penambangan ilegal di muara lingkungan Nelayan I dan II kelurahan Sungailiat, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka masih tetap beroperasi. Tidak hanya pernah menelan korban, aktivitas penambangan yang mengatasnamakan masyarakat dan di bekingi oknum aparat ini, juga menganggu ketentraman masyarakat sekitar. […]

  • Pabrik Sawit BPP Disorot: Amdal Misterius, Warga Tak Pernah Dilibatkan

    Pabrik Sawit BPP Disorot: Amdal Misterius, Warga Tak Pernah Dilibatkan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    BASEL, RADAKBABEL.COM – – Desa Nangka, Kecamatan Air Gegas, kian memanas. Pendirian pabrik pengolahan sawit milik PT Bukit Palma Prima (BPP) kini menjadi bola liar setelah muncul ketimpangan informasi yang tajam antara klaim pemerintah daerah dengan fakta di lapangan. Warga dan Pemerintah Desa mengaku “buta” soal legalitas bangunan, sementara Dinas Penanaman Modal justru mengklaim seluruh dokumen […]

  • Darah di Pondi: Tujuh Nyawa Hilang, Publik Tuntut Dalang Tambang Ilegal Dibongkar

    Darah di Pondi: Tujuh Nyawa Hilang, Publik Tuntut Dalang Tambang Ilegal Dibongkar

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, RADAKBABEL.COM ~~ Tokoh masyarakat Kabupaten Bangka Selatan, Wiwin, melontarkan desakan keras kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia agar tidak berhenti pada pelaku lapangan dalam mengusut tragedi tambang Pondi. Ia menegaskan, kasus yang telah merenggut tujuh nyawa itu harus dibongkar sampai ke akar-akarnya, termasuk siapa saja pihak yang diduga mengendalikan aktivitas tambang ilegal tersebut. Menurut Wiwin, […]

  • DAS Buton Diduga Dibabat untuk PKS, Bupati Babar Janji Panggil Pihak Terkait

    DAS Buton Diduga Dibabat untuk PKS, Bupati Babar Janji Panggil Pihak Terkait

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • 0Komentar

    RADAKBABEL.COM, BANGKABARAT – Dugaan pembabatan kawasan hutan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Buton, Dusun Tumbak, Desa Tumbakpetar, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, mulai mendapat perhatian Bupati Bangka Barat, Markus S.H. Orang nomor satu di Bangka Barat itu menyatakan akan memanggil seluruh pihak terkait untuk membahas persoalan pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang diduga melakukan […]

error: Content is protected !!
expand_less