GROUP RADAK BABEL

Team Radak Babel Team Radak Babel Team Radak Babel

La Ode M. Murdani: Ketika Pena Jurnalis Menjadi Suara Bagi Mereka yang Tak Terdengar

RADAKBABEL.COM, BANGKA BELITUNG — Di tengah derasnya arus informasi dan persaingan dunia media, masih ada sosok jurnalis yang melihat profesinya bukan sekedar pekerjaan, melainkan sebuah tanggung jawab sosial. Salah satunya adalah La Ode M. Murdani, seorang jurnalis yang selama ini dikenal aktif menyuarakan berbagai persoalan masyarakat kecil yang membutuhkan perhatian.

Bagi La Ode M. Murdani, pena dan kamera bukan hanya alat untuk membuat berita. Keduanya menjadi sarana untuk membuka mata publik terhadap realitas yang sering luput dari perhatian.

Berbagai kisah masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi, keterbatasan akses pelayanan, hingga perjuangan warga kecil dalam mendapatkan haknya menjadi perhatian dalam kerja jurnalistiknya.

Ia meyakini bahwa suara masyarakat yang lemah tidak boleh tenggelam hanya karena mereka tidak memiliki kekuatan, jabatan, maupun akses besar untuk menyampaikan keluhan.

“Jurnalisme bukan hanya tentang memberitakan siapa yang berkuasa, tetapi juga tentang mendengar mereka yang sering tidak terdengar,” menjadi semangat yang terus dibawa dalam perjalanan jurnalistiknya.

Baca Juga  Breaking news Satgasus Berhasil Amankan Timah Di Smelter Jelitik Sungailiat 

Tidak sedikit masyarakat yang berada dalam kondisi sulit kemudian mendapat perhatian setelah persoalan mereka diberitakan. Mulai dari warga kurang mampu, keluarga yang membutuhkan bantuan, hingga masyarakat yang berjuang menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

Namun bagi La Ode, pemberitaan bukan semata-mata mengejar perhatian publik. Baginya, ketika sebuah berita mampu membuka jalan bantuan atau menghadirkan solusi bagi masyarakat, maka di situlah nilai sebuah karya jurnalistik benar-benar terasa.

Selain menjalankan tugas sebagai jurnalis, kepeduliannya terhadap masyarakat juga diwujudkan melalui aksi sosial. Ia kerap membantu warga yang membutuhkan, terutama mereka yang berada dalam kondisi ekonomi sulit dan membutuhkan uluran tangan.

Baginya, profesi jurnalis memiliki tanggung jawab moral untuk tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga menjadi bagian dari kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Baca Juga  Cukong Berkeliaran, Laut dan Daratan Rusak: Ketika Penegakan Hukum Gagal Menyudahi Mafia Timah di Bangka Belitung

Di Bangka Belitung, nama La Ode M. Murdani dikenal sebagai sosok yang aktif mengawal berbagai isu publik, mulai dari persoalan sosial, hukum, lingkungan, hingga tata kelola sumber daya alam. Ia berusaha menjaga prinsip bahwa media harus hadir sebagai pengontrol sekaligus pengingat bagi pemegang kebijakan.

Perjalanan tersebut tentu tidak selalu mudah. Menyuarakan persoalan masyarakat sering kali membutuhkan keberanian, konsistensi, dan komitmen yang kuat. Namun, ia memilih tetap berada di jalur tersebut dengan keyakinan bahwa tugas seorang jurnalis adalah menyampaikan kebenaran berdasarkan fakta.

Melalui karya jurnalistik dan kepedulian sosialnya, La Ode M. Murdani ingin menunjukkan bahwa media tidak hanya hadir untuk memberitakan peristiwa, tetapi juga dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan para pemangku kepentingan.

Baca Juga  Beli Mahal, Jual Murah, Kadar Diduga Berbeda, Konsumen Minta Toko Emas Gunung Kawi Diperiksa

Sebab pada akhirnya, ukuran keberhasilan seorang jurnalis bukan hanya seberapa banyak berita yang ditulis, tetapi seberapa besar manfaat yang mampu diberikan bagi masyarakat.

La Ode M. Murdani memilih jalan jurnalistik bukan sekadar untuk mencatat peristiwa, tetapi untuk memastikan suara masyarakat kecil tetap terdengar. (RADAK)

Hargai Karya Radak Jangan Salin Tanpa Izin

error: Content is protected !!