Hot News
Trending Hashtag
Beranda » Bangka Belitung » IUP RRP Disorot, Alat Berat Disebut Muncul Saat Sidak

IUP RRP Disorot, Alat Berat Disebut Muncul Saat Sidak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANGKA SELATAN, RADAKBABEL.COM — Keberadaan wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Rajawali Rimba Perkasa (RRP) di Nyelanding, Bangka Selatan, kembali menjadi sorotan. Bukan tanpa alasan, keberadaan aktivitas pertambangan di dalam wilayah IUP yang disebut mencapai sekitar 543 hektare justru dipertanyakan warga.

Pertanyaan mendasarnya sederhana: dari mana sebenarnya material bijih timah yang masuk dalam rantai produksi PT RRP berasal?

Jika perusahaan memiliki wilayah IUP di Nyelanding, publik tentu berhak mengetahui apakah kegiatan produksi dan material yang tercatat benar-benar bersumber dari wilayah izin tersebut. Sebab, asal-usul bijih timah bukan perkara sepele. Ada rangkaian kegiatan, titik produksi, volume, pengangkutan, pencatatan, hingga dokumen yang semestinya dapat ditelusuri.

Namun, keterangan warga setempat justru memunculkan tanda tanya yang lebih serius.

Seorang warga Nyelanding berinisial IP mengatakan, sepanjang yang diketahuinya, aktivitas pertambangan di lokasi IUP PT RRP tersebut tidak pernah terlihat berjalan secara normal.

“Setahu saya, di lokasi IUP itu tidak pernah ada aktivitas. Tapi kalau ada sidak mendadak dari ESDM, tiba-tiba alat berat didatangkan ke lokasi, seakan-akan ada kegiatan penambangan,” ujar IP.

Keterangan tersebut tentu perlu diuji dan dikonfirmasi lebih lanjut. Namun jika benar, informasi itu menjadi pertanyaan serius yang patut dijawab secara terbuka.

Sebab, muncul pertanyaan lanjutan: mengapa aktivitas dan alat berat justru disebut terlihat ketika ada pemeriksaan atau inspeksi mendadak?

Apakah kegiatan tersebut merupakan aktivitas pertambangan yang memang berjalan? Ataukah terdapat alasan lain yang dapat menjelaskan keberadaan alat berat pada saat tertentu?

Pertanyaan ini tidak boleh berhenti sebagai cerita warga. Pemeriksaan lapangan dan dokumen menjadi penting. (RADAK)

  • Penulis: Radak

Rekomendasi

  • Di Balik Sertifikat SNI dan Produksi Ribuan Botol, Karyawan Air Kemasan VIZ Digaji di Bawah UMR

    Di Balik Sertifikat SNI dan Produksi Ribuan Botol, Karyawan Air Kemasan VIZ Digaji di Bawah UMR

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, RADAKBABEL.COM — Deru mesin pengisian botol berkapasitas 8.000 unit per jam terus bekerja tanpa henti di pabrik air minum dalam kemasan (AMDK) PT Citra Golden Tunggal. Ribuan botol dan karton air merek ViZ mengalir setiap hari ke pasar Kepulauan Bangka Belitung dan sekitarnya. Namun, di balik angka produksi yang impresif itu, muncul dugaan pelanggaran […]

  • Pasca Tragedi Pondi, Penjualan Pasir Timah ke MSP Disorot

    Pasca Tragedi Pondi, Penjualan Pasir Timah ke MSP Disorot

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    PEMALI, RADAKBABEL.COM — Tidak seperti biasanya ramai terdengar dentuman suara mesin dilokasi eks tambang Pondi, Desa Pemali, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka.Pasca insiden yang menewaskan 7 orang dilokasi tersebut, terhitung sejak kemarin (04/02/2026) hingga saat ini, lokasi eks tambang Pondi mendadak sunyi. Yang terlihat dilapangan hanya sejumlah petugas dari tim gabungan yang sedang melakukan pencarian terhadap […]

  • Tercatat Udang Ternyata Timah Balok, Modus Lama Penyeludupan Kembali Terjadi Di Mentok

    Tercatat Udang Ternyata Timah Balok, Modus Lama Penyeludupan Kembali Terjadi Di Mentok

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    MENTOK, RADAKBABEL.COM — Kepolisian Resor Bangka Barat berhasil menggagalkan upaya penyelundupan balok timah dan pasir timah di Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Aksi tersebut dinilai berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara hingga mencapai Rp 5 miliar akibat aktivitas pertambangan ilegal. Pengungkapan kasus ini dilakukan oleh Tim Hiu Satpolair Polres Bangka Barat pada Rabu (28/1/2026) […]

  • Nasib Sepuluh Tahun Tanpa Kepastian, Karyawan ViZ Merasa Ditinggalkan Kepala Daerah dan Wakil Rakyat

    Nasib Sepuluh Tahun Tanpa Kepastian, Karyawan ViZ Merasa Ditinggalkan Kepala Daerah dan Wakil Rakyat

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, RADAKBABEL.COM — Sudah hampir sepekan sejak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pangkalpinang mendatangi pabrik air minum dalam kemasan merek ViZ pada Kamis (5/2/2026). Namun, hingga kini, kunjungan itu tak memberi perubahan apa pun bagi nasib para karyawan. Tidak ada perbaikan kondisi kerja, tidak ada kejelasan status ketenagakerjaan, bahkan tidak ada tanda-tanda bahwa negara benar-benar […]

  • RKAB Timah di Tangan Pusat, Dampaknya Dirasakan Babel: Siapa Mengawasi Tambang Logam?

    RKAB Timah di Tangan Pusat, Dampaknya Dirasakan Babel: Siapa Mengawasi Tambang Logam?

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • 0Komentar

    Penulis: Doi Radak PANGKALPINANG, RADAKBABEL.COM — Ketika keputusan mengenai rencana produksi tambang logam berada di tangan pemerintah pusat, sementara aktivitas pertambangan dan dampaknya berlangsung di Bangka Belitung, muncul satu persoalan mendasar. Seberapa kuat pemerintah daerah dapat mengawasi sumber daya alam yang berada di wilayahnya sendiri? Pertanyaan itu kembali mengemuka setelah Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengakui […]

  • Timah Dijual Keluar, Mantan Kades Siap Bongkar, Boim: Ada Oknum Dewan dan Aparat

    Timah Dijual Keluar, Mantan Kades Siap Bongkar, Boim: Ada Oknum Dewan dan Aparat

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • 0Komentar

    BANGKA, RADAKBABEL.COM — Di atas kertas, aktivitas tambang rakyat di areal perkebunan PT GML terlihat rapi dan legal. Lokasinya masuk dalam IUP PT Timah Tbk, penambang bermitra dengan CV Tri Mustika Resource (TMR), blok dibagi, dan pengawasan disebut berjalan. Namun di lapangan, realitasnya justru berbanding terbalik. Pasir timah bocor keluar secara massif, terang-terangan, dan nyaris […]

error: Content is protected !!
expand_less