Hot News
Trending Hashtag
Beranda » Bangka Belitung » Harga Timah Disebut Tembus Rp500 Ribu/Kg, Babel Kembali Diguncang Euforia Tambang

Harga Timah Disebut Tembus Rp500 Ribu/Kg, Babel Kembali Diguncang Euforia Tambang

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PANGKALPINANG, RADAKBABEL.COM — Kabar harga timah yang disebut-sebut kembali merangkak hingga menyentuh Rp500 ribu per kilogram mengguncang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Angka tersebut menjadi kabar manis bagi sebagian masyarakat, namun sekaligus membuka kembali persoalan lama yang tak pernah benar-benar selesai: ketergantungan ekonomi masyarakat terhadap tambang timah.

Kenaikan harga komoditas timah bukan sekadar soal angka di pasar. Di Babel, harga timah kerap menjadi pemicu perubahan aktivitas ekonomi masyarakat. Ketika harga menguat, geliat penambangan kembali terasa. Ketika harga melemah, banyak pekerja tambang harus mencari sumber penghasilan lain.

Kondisi tersebut turut disoroti Jumi, warga Pangkalpinang. Ia menyebut, saat ini cukup banyak masyarakat yang sebelumnya menggantungkan hidup sebagai nelayan maupun petani, namun beralih profesi menjadi penambang timah karena pertimbangan ekonomi.

“Sekarang banyak nelayan dan petani yang beralih menjadi penambang timah,” ujar Jumi.

Menurutnya, persoalan tersebut menunjukkan bahwa daya tarik timah masih sangat kuat di tengah masyarakat. Ketika hasil dari sektor pertanian dan perikanan dianggap tidak sebanding dengan kebutuhan hidup, tambang menjadi pilihan yang dinilai lebih menjanjikan.

Namun di balik euforia harga tinggi, ada pertanyaan besar yang kembali menghantui Babel.

Apakah kenaikan harga timah benar-benar menjadi berkah bagi masyarakat, atau justru kembali mendorong eksploitasi tambang tanpa kendali?

Sebab, semakin tinggi nilai timah, semakin besar pula insentif ekonomi untuk menggali setiap jengkal tanah yang dianggap memiliki kandungan timah.

Di titik inilah pemerintah dituntut tidak hanya berbicara soal peningkatan ekonomi, tetapi juga memastikan aktivitas pertambangan berjalan sesuai aturan, memiliki kepastian legalitas, memperhatikan keselamatan pekerja, serta tidak mengorbankan lingkungan dan mata pencaharian masyarakat lain.

Babel sudah terlalu lama hidup dalam bayang-bayang timah.

Harga boleh melonjak. Penghasilan masyarakat boleh meningkat. Tetapi jangan sampai kekayaan timah kembali dibayar mahal dengan kerusakan lingkungan, konflik lahan, dan hilangnya masa depan sektor pertanian serta perikanan.

Kini yang dibutuhkan bukan sekadar euforia karena harga timah menyentuh angka tinggi, melainkan kebijakan yang mampu memastikan keuntungan dari kekayaan alam benar-benar kembali kepada masyarakat Bangka Belitung. (RADAK)

 

  • Penulis: Radak

Rekomendasi

  • Tak Wajib Tapi Dipaksakan? Pengacara Ngotot Hadirkan Ahyen di Sidang Praperadilan

    Tak Wajib Tapi Dipaksakan? Pengacara Ngotot Hadirkan Ahyen di Sidang Praperadilan

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • 0Komentar

    BANGKA BARAT, RADAKBABEL.COM – – Dalam dinamika sidang praperadilan yang terus bergulir, satu pertanyaan krusial mencuat ke permukaan: seberapa penting sebenarnya kehadiran langsung seorang tersangka di ruang sidang? Terlebih, ketika pihak kejaksaan disebut memberikan izin kepada Tersangka Haryanto alias Ahyen untuk dihadirkan secara langsung dalam proses tersebut. Persoalan ini tidak semata bersifat teknis. Ia menyentuh […]

  • Asap Smelter Kembali Mengepul, Asal Bahan Baku dan Pemegang RKAB Jadi Sorotan

    Asap Smelter Kembali Mengepul, Asal Bahan Baku dan Pemegang RKAB Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • 0Komentar

    Penulis: Radak RADAKBABEL.COM, SUNGAILIAT — Asap kembali terlihat mengepul dari sejumlah kawasan smelter di Bangka Belitung sejak beberapa bulan terakhir. Aktivitas tersebut sontak memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat: apakah smelter-smelter yang kembali beroperasi itu telah memiliki dasar perizinan dan pasokan bahan baku yang sah? Pertanyaan tersebut semakin mengemuka karena kegiatan pengolahan dan peleburan mineral berkaitan […]

  • Bukti Percakapan Terkuak, Nama AKP ASM Muncul dalam Kasus Penyelundupan Timah

    Bukti Percakapan Terkuak, Nama AKP ASM Muncul dalam Kasus Penyelundupan Timah

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, RADAKBABEL.com — Penangkapan dua ton pasir timah di Pelabuhan Tanjung Ruu pada 1 November 2025 belum berhenti sebagai berita penggagalan penyelundupan. Perkara ini merembet ke dugaan keterlibatan aparat, setelah nama AKP ASM disebut dalam pengembangan pemeriksaan. Sumber internal penegak hukum di Belitung mengungkapkan, nama AKP ASM mencuat dari penelusuran barang bukti komunikasi yang diamankan […]

  • Cuma 3 Tahun untuk Penyelundupan Timah, Warga Bangka Barat Soroti Ringannya Hukuman

    Cuma 3 Tahun untuk Penyelundupan Timah, Warga Bangka Barat Soroti Ringannya Hukuman

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • 0Komentar

    BANGKA BARAT, RADAKBABEL.COM — Vonis tiga tahun penjara terhadap Haryanto alias Ahyan dalam perkara tindak pidana pertambangan tanpa izin memantik pertanyaan di tengah masyarakat Bangka Barat. Ketika praktik ilegal timah terus menjadi persoalan serius di Bangka Belitung, publik mulai mempertanyakan: seberat apa sebenarnya hukuman bagi pelaku yang terlibat dalam rantai perdagangan timah ilegal? Pengadilan Negeri […]

  • Halal Business Connect Buka Jalan Pelaku Usaha Babel Perluas Bisnis dan Jaringan

    Halal Business Connect Buka Jalan Pelaku Usaha Babel Perluas Bisnis dan Jaringan

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • 0Komentar

    Penulis: Yuda Radak PANGKALPINANG, RADAKBABEL.COM — Bagi pelaku usaha, mengembangkan bisnis bukan hanya soal menghasilkan produk dan memasarkannya. Lebih dari itu, dibutuhkan jaringan, wawasan, keberanian melihat peluang, serta kesiapan untuk memenuhi standar yang dipercaya konsumen. Semangat itulah yang terasa dalam kegiatan Halal Business Connect bertema “Connecting the Halal Ecosystem” yang digelar di Ruang Pasir Padi, […]

  • Lebih dari Sekadar Usaha, Tambak Udang Jadi Sumber Nafkah dan Masa Depan Warga Parittiga

    Lebih dari Sekadar Usaha, Tambak Udang Jadi Sumber Nafkah dan Masa Depan Warga Parittiga

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • 0Komentar

    PARITTIGA, RADAK BABEL.COM — Deru mesin aerator di petakan tambak udang, langkah para pekerja yang menyusuri pematang, serta canda ringan sebelum pekerjaan dimulai. Di tempat inilah PT Besar Anugerah Perkasa (PT BAP) beroperasi, bukan hanya sebagai perusahaan, tetapi juga sebagai denyut ekonomi bagi banyak keluarga desa. Hampir empat tahun tambak udang ini berjalan. Bagi Yan […]

error: Content is protected !!
expand_less