Hot News
Trending Hashtag
Beranda » Bangka Belitung » Bangka » Excavator Diduga Milik Aon Disita Tim Gabungan dalam Operasi di Pemali

Excavator Diduga Milik Aon Disita Tim Gabungan dalam Operasi di Pemali

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RADAK BABEL.COM, BANGKA — Perburuan aset yang diduga berkaitan dengan Tamron alias Aon mulai bergerak nyata. Tim gabungan dari Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung, Kejari Bangka, dan Satgas PKH turun langsung melakukan sita eksekusi terhadap satu unit excavator Hitachi ZAXIS210F-5G yang diduga kuat milik jaringan usaha Tamron alias Aon, Jumat malam (8/5/2026).

Alat berat tersebut ditemukan tersembunyi di wilayah Dusun Pondi, Desa Pemali, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka. Proses penyitaan dilakukan dalam operasi tertutup yang melibatkan aparat gabungan dipimpin langsung unsur Pidsus dan Satgas PKH Korwil Babel.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, keberadaan alat berat itu pertama kali terendus setelah adanya laporan dari awak media kepada Tim Satgas PKH pada 6 Mei 2026. Temuan itu kemudian ditindaklanjuti dengan pengecekan lapangan oleh tim bersama sejumlah jurnalis pada 7 Mei 2026.

Saat dilakukan penelusuran, pihak Hexindo disebut mengonfirmasi bahwa excavator tersebut tercatat atas nama PT Venus Indah Jaya, perusahaan yang diduga terafiliasi dengan Tamron alias Aon.

“Awalnya alat berat itu seperti sengaja ditinggalkan dalam kondisi rusak dan tidak aktif. Tapi setelah ditelusuri nomor unit dan data kepemilikannya, dugaan keterkaitan dengan Aon mulai menguat,” ungkap sumber internal yang ikut dalam operasi kepada wartawan.

Pada Jumat sore sekitar pukul 15.30 WIB, Dankorwil Satgas PKH Babel langsung melakukan koordinasi dengan Aspidsus Kejati Babel. Hasil koordinasi memutuskan agar aset tersebut segera dilakukan sita eksekusi oleh tim gabungan.

Sekitar pukul 18.45 WIB, tim tiba di lokasi dan langsung melakukan tindakan pengamanan serta pemeriksaan teknis terhadap alat berat tersebut. Mekanik sempat diterjunkan untuk menghidupkan mesin excavator yang dalam kondisi tidak normal.

Meski mesin berhasil dinyalakan sekitar pukul 19.15 WIB, alat berat itu belum dapat dipindahkan karena sejumlah komponen penting, termasuk sistem kelistrikan dan panel kontrol, dilaporkan hilang.

“Kondisinya sudah seperti sengaja dilumpuhkan. Ada beberapa bagian vital yang hilang. Dugaan kuat, ada upaya menghambat proses pemindahan atau menyamarkan aset,” beber sumber internal lainnya.

Hingga pukul 20.15 WIB, tim gabungan meninggalkan lokasi dalam kondisi aman dengan pengamanan tetap dilakukan di sekitar titik temuan. Proses perbaikan dan rencana pemindahan excavator dilanjutkan pada Sabtu, 9 Mei 2026.

  • Penulis: Bagas Wiratama

Rekomendasi

  • Wakatobi: Empat Gugusan Pulau, Satu Pesona Surga Bahari

    Wakatobi: Empat Gugusan Pulau, Satu Pesona Surga Bahari

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • 0Komentar

    WAKATOBI, RADAKBABEL.COM — Di ujung tenggara Sulawesi, terbentang sebuah kepulauan yang seolah dirancang alam untuk menjadi salah satu permata bahari Indonesia: Wakatobi. Kepulauan yang berada di Sulawesi Tenggara ini terbentuk melalui proses geologi yang berlangsung dalam waktu panjang hingga melahirkan gugusan pulau-pulau kecil dengan karakter alam yang beragam. Laut biru, pantai yang memukau, hamparan terumbu […]

  • Bripka ER Bantah Kepemilikan 175 Kg Timah, Sebut Milik R dan K

    Bripka ER Bantah Kepemilikan 175 Kg Timah, Sebut Milik R dan K

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    BASEL, RADAKBABEL.COM — Bripka ER akhirnya angkat bicara terkait temuan 175 kilogram timah lempengan yang diamankan Satgas Tricakti dalam penggerebekan di kebun sawit Desa Ranggung, Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan. Dalam keterangannya saat mendatangi Kantor Radak Babel di Pangkalpinang, Senin (6/4/2026) malam, Bripka ER menegaskan bahwa timah lempengan tersebut bukan miliknya. Ia menyebut barang bukti […]

  • Jejak 145 Ribu Ton Timah yang Dipertanyakan, Luriyanjaya Desak Negara Buka Terang Kerugian Babel

    Jejak 145 Ribu Ton Timah yang Dipertanyakan, Luriyanjaya Desak Negara Buka Terang Kerugian Babel

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • 0Komentar

    Editor: Doi Radak RADAKBABEL.COM, BANGKATENGAH — Di balik perkara korupsi tata niaga timah yang telah berkekuatan hukum tetap, masih tersisa pertanyaan besar yang menurut pemerhati tambang timah Bangka Belitung, Luriyanjaya, belum mendapatkan jawaban secara terang. Pertanyaan itu sederhana, tetapi menyentuh persoalan besar yakni ke mana jejak bijih timah yang telah dieksploitasi, berapa sebenarnya kerugian negara, […]

  • Tersangka HF dan DY Diduga Main HP dari Lapas Tua Tunu, Ka KPLP: Itu Pelanggaran Berat, Saya Sikat!

    Tersangka HF dan DY Diduga Main HP dari Lapas Tua Tunu, Ka KPLP: Itu Pelanggaran Berat, Saya Sikat!

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, RADAKBABEL.COM – Dua orang tersangka dengan kasus berbeda, yang ditipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tua Tunu Pangkalpinang, diduga menggunakan fasilitas khusus yakni alat komunikasi atau telepon seluler dari dalam jeruji besi. Keduanya adalah HF dan DY. Informasi yang didapat Tim Radak Babel, DY menelpon seseorang untuk dicarikan pengacara. Sementara HF sempat menghubungi […]

  • Misteri Pulau Lepar: Mengapa Terpisah dari Pulau Bangka dan Belitung? Ini Jejak Sejarahnya

    Misteri Pulau Lepar: Mengapa Terpisah dari Pulau Bangka dan Belitung? Ini Jejak Sejarahnya

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • 0Komentar

    Penulis : Yuda Wardhana Putra Asli Tanjung Sangkar Bangka Selatan RADAKBABEL.COM, PANGKALPINANG — Kepulauan Bangka Belitung bukan hanya dikenal sebagai salah satu daerah penghasil timah, tetapi juga sebagai wilayah kepulauan yang menyimpan jejak panjang sejarah alam dan kehidupan manusia. Di antara ratusan pulau yang tersebar di wilayah ini, terdapat Pulau Lepar, sebuah pulau di bagian […]

  • 7 Pekerja Mati, Timah Tetap Jalan: PT Timah Disorot, Anggi Siahaan Bungkam Total

    7 Pekerja Mati, Timah Tetap Jalan: PT Timah Disorot, Anggi Siahaan Bungkam Total

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    SIMAK VIDEO RADAK BABEL BANGKA, RADAKBABEL.COM — Tragedi tewasnya tujuh pekerja tambang di kawasan Pondi, Pemali, bukan sekadar kecelakaan kerja. Ia adalah potret telanjang betapa murahnya nyawa manusia di tengah gurita bisnis timah yang rakus dan tak bertuan. Di atas tujuh liang kubur yang masih basah, yang terdengar justru bukan tanggung jawab, melainkan koor saling […]

error: Content is protected !!
expand_less