GRUB RADAK BABEL

Team Radak Babel

Dulu Bocor dan Hampir Roboh, Kini Berdiri Kokoh – Kisah Haru Seorang Penjual Es

FOTO: Humas Polda Babel

PANGKALPINANG, RADAKBABEL.COM – – Di sudut Kelurahan Temberan yang selama ini luput dari sorotan, sebuah perubahan nyata akhirnya berdiri tegak bukan sekadar bangunan baru, melainkan simbol harapan yang kembali menyala.

Senyum Darmawan tak bisa disembunyikan. Warga sederhana yang sehari-hari berkeliling menjajakan es itu kini menyaksikan sendiri rumahnya bangkit dari kondisi memprihatinkan menjadi hunian yang layak. Dulu, dinding papan lapuk dan atap bocor menjadi saksi kerasnya hidup. Kini, tembok kokoh dan fasilitas MCK yang memadai menghadirkan rasa aman yang selama ini hanya bisa ia bayangkan.

Program bedah rumah yang digagas Polda Kepulauan Bangka Belitung ini bukan sekadar proyek fisik. Ia adalah bagian dari denyut kepedulian dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 sebuah momentum yang diterjemahkan menjadi aksi nyata bagi masyarakat kecil.

Baca Juga  Bersama Mitra Usaha, PT TIMAH Lakukan Pengerukan Muara Air Kantung Guna Permudah Akses Nelayan

Kapolda Babel Irjen Pol. Dr. Viktor T. Sihombing, S.I.K., M.Si., M.H, yang turun langsung meninjau pembangunan menegaskan bahwa program ini menyasar warga yang benar-benar membutuhkan.

Data yang dihimpun melalui Bhabinkamtibmas menjadi dasar, memastikan bantuan tepat sasaran bukan sekadar formalitas, tetapi solusi yang menyentuh akar persoalan.

Bagi Darmawan, ini lebih dari sekadar renovasi rumah. Ini adalah perubahan hidup. Di tengah keterbatasan, ia dan keluarganya kini memiliki tempat berteduh yang layak, tempat membangun mimpi tanpa rasa khawatir akan hujan yang menetes dari atap atau lantai tanah yang dingin.

”Terima Kasih Bapak Kapolda, dengan program beda rumah ini kami sangat berterima kasih,”ujarnya.

Dengan suara bergetar, ia menyampaikan rasa syukur yang dalam. Baginya, bantuan ini terasa seperti mimpi yang menjadi nyata sebuah bukti bahwa kepedulian masih hidup dan hadir di tengah masyarakat.

Baca Juga  Palu Hakim Menghantam: Pelaku Dibui Seumur Hidup, Tapi Ada Apa di Balik Kematian Aditya Warman?”

Langkah Polda Kepulauan Bangka Belitung ini menjadi pesan kuat: bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam merawat kemanusiaan. Program serupa pun dijanjikan akan terus berlanjut, menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.

Di balik dinding baru rumah Darmawan, ada cerita lama yang ditutup, dan lembaran baru yang kini mulai ditulis tentang harapan, kepedulian, dan masa depan yang lebih layak. (RADAK)

Hargai Karya Radak Jangan Salin Tanpa Izin

error: Content is protected !!