Hot News
Trending Hashtag
Beranda » Bangka Belitung » Dua Kasus dalam Satu Malam: Timah Balok Bocor dari Smelter, Pasir Timah ke PT Timah Tanpa Surat

Dua Kasus dalam Satu Malam: Timah Balok Bocor dari Smelter, Pasir Timah ke PT Timah Tanpa Surat

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANGKA TENGAH, RADAKBABEL.COM — Fakta baru terungkap dalam pengungkapan timah oleh Satgas Tricakti di ruas jalan kabupaten Bangka Tengah. Dua jenis material yang diamankan dalam satu malam itu ternyata bukan satu paket pengiriman, melainkan dua kasus berbeda dengan asal-usul dan tujuan yang tidak sama

Kasus pertama berkaitan dengan Timah Balok yang diduga berasal dari sebuah smelter di Kabupaten Bangka Selatan. Material tersebut disinyalir keluar dari fasilitas pengolahan tanpa kejelasan legalitas kepemilikan, sehingga langsung diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, Jumat (06/2/2026) malam

Sementara itu, kasus kedua menyangkut pasir timah yang rencananya akan dikirim menuju PT Timah. Namun dalam proses pemeriksaan di lapangan, muatan tersebut tidak dapat menunjukkan surat jalan dan dokumen distribusi resmi, sebagaimana diwajibkan dalam tata niaga timah.

“Mau dibawa ke PT Timah tapi tidak ada suratnya makanya diamankan sementara di GBT Cambang bang,”ujar AR Jejaring Radak Babel yang berada di GBT.

Meski tujuan pengiriman disebut-sebut ke perusahaan negara, masih di katakan AR, ketiadaan dokumen membuat material tersebut tetap dikategorikan bermasalah secara hukum. Satgas Tricakti akhirnya mengamankan pasir timah itu ke GBT Cambai milik PT Timah sebagai langkah pengamanan sementara.

“Tujuannya boleh ke PT Timah, tapi kalau tidak ada surat jalan, tetap ilegal di jalan. Secara hukum barang itu tidak sah bergerak,” ujar sumber internal yang mengetahui proses penindakan.

Dengan demikian, penangkapan tersebut tidak bisa dibaca sebagai satu skema tunggal, melainkan dua peristiwa berbeda yang sama-sama menunjukkan lemahnya disiplin tata niaga, baik di level smelter swasta maupun dalam jalur distribusi ke BUMN.

Kasus timah balok mengarah pada dugaan kebocoran produksi di fasilitas pengolahan, sedangkan kasus pasir timah menyoroti longgarnya prosedur administrasi dalam pengiriman material strategis.

Dua kasus, dua pola, satu masalah besar: pengawasan negara atas pergerakan timah masih rapuh. Barang bisa keluar dari smelter tanpa jejak, dan bisa pula bergerak menuju perusahaan negara tanpa dokumen.

“Ini bukan lagi soal teknis surat-menyurat, melainkan soal siapa yang memberi ruang, siapa yang membiarkan, dan siapa yang seharusnya bertanggung jawab atas carut-marut tata niaga timah di Bangka Belitung.”pungkasnya. (RADAK)

  • Penulis: Radak

Rekomendasi

  • Korban Menuntut Keadilan, Laporan Penganiayaan di Polres Bangka Disebut Jalan di Tempat

    Korban Menuntut Keadilan, Laporan Penganiayaan di Polres Bangka Disebut Jalan di Tempat

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • 0Komentar

    RADAKBABEL.COM, SUNGAILIAT – Bs, warga Sudi Mampir Sungailiat yamg menjadi korban penaniayaan berharap pihak penyidik Satreskrim Polres Bangka menindaklanjuti laporan polisi yang ia laporkan pada tanggal 6 Juni 2026 lalu terkait penganiayaan yang dilakukan Ag, warga Sudi Mampir kepada dirinya. Pasalnya, sejak laporan itu ia buat, penanganan proses hukum atas laporan yang dimaksud diduga jalan […]

  • Tin Slag Milik “Hantu” Dikabarkan Akan Bergeser Saat HUT RI, APH Diuji Mengawasi?

    Tin Slag Milik “Hantu” Dikabarkan Akan Bergeser Saat HUT RI, APH Diuji Mengawasi?

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • 0Komentar

    RADAKBABEL.COM, PANGKALPINANG — Pergerakan ribuan ton tin slag atau terak timah di Kota Pangkalpinang memasuki babak baru. Setelah sebelumnya material tersebut ditampung di kawasan eks gedung karaoke Besea, Pantai Pasir Padi, kini muncul informasi mengenai rencana pemindahan kembali ke lokasi bekas dok di kawasan Ketapang. Informasi yang dihimpun Tim Radak Babel menyebutkan, ribuan jumbo bag […]

  • Habis Timah Illegal, Siap-Siap Giliran Bos Sawit Babel Illegal Bakal Ditangkap: Tanam Sawit di HL dan HP

    Habis Timah Illegal, Siap-Siap Giliran Bos Sawit Babel Illegal Bakal Ditangkap: Tanam Sawit di HL dan HP

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    Membongkar Jejak Sawit Haram: Setelah Tambang Ilegal Diobrak-Abrik, Bayang-Bayang Kejahatan Baru Mengintai Hutan Babel Oleh: Bangdoi Ahada RADAKBABEL.COM, BANGKA — Ketika aparat penegak hukum mulai menggulung jaringan tambang timah ilegal di Bangka Belitung, banyak yang mengira badai segera reda. Cukong-cukong ditangkap, kolektor-kolektor ditahan, dan sederet aset disita melalui Satgas Hslilintar dan Satgas Penegakan Hukum lintas […]

  • Di Balik Polemik Tin Slag, DPRD Babel Minta LTJ Diamankan dan Diolah di Negeri Sendiri

    Di Balik Polemik Tin Slag, DPRD Babel Minta LTJ Diamankan dan Diolah di Negeri Sendiri

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • 0Komentar

    RADAKBABEL.COM, PANGKALPINANG– Bangka Belitung kembali dihadapkan pada pertaruhan besar atas kekayaan alamnya sendiri. Setelah bertahun-tahun dikenal sebagai daerah penghasil timah, kini potensi Logam Tanah Jarang (LTJ) atau Rare Earth Elements (REE) mulai menjadi sorotan serius. Di tengah perebutan mineral strategis dunia untuk menopang industri kendaraan listrik, semikonduktor, energi terbarukan, hingga teknologi pertahanan, pertanyaan besar kini […]

  • Tujuh Tahanan Kabur dari Rutan Polres Bangka: Dugaan Kelalaian hingga Skema Pelarian Terencana

    Tujuh Tahanan Kabur dari Rutan Polres Bangka: Dugaan Kelalaian hingga Skema Pelarian Terencana

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    BANGKA, RADAKBABEL.COM  ~~ Kaburnya tujuh orang tahanan dari rumah tahanan (rutan) Mapolres Bangka pada Rabu dini hari (8/4/2026) menyisakan tanda tanya besar. Peristiwa yang semestinya menjadi mustahil dalam sistem pengamanan berlapis itu justru terjadi di bawah pengawasan langsung petugas piket, memunculkan dugaan kuat adanya kelalaian serius atau bahkan celah yang dimanfaatkan secara sistematis. Informasi yang […]

  • La Ode M. Murdani, Jurnalis yang Memilih Berdiri Bersama Suara Masyarakat Kecil

    La Ode M. Murdani, Jurnalis yang Memilih Berdiri Bersama Suara Masyarakat Kecil

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • 0Komentar

    BANGKA BELITUNG, RADAKBABEL.COM –Di tengah derasnya arus informasi dan persaingan dunia media, masih ada sosok jurnalis yang melihat profesinya bukan sekadar pekerjaan, melainkan sebuah tanggung jawab sosial. Salah satunya adalah La Ode M. Murdani, seorang jurnalis yang selama ini dikenal aktif menyuarakan berbagai persoalan masyarakat kecil yang membutuhkan perhatian. Bagi La Ode M. Murdani, pena […]

error: Content is protected !!
expand_less