GRUB RADAK BABEL

Team Radak Babel

Dini Hari, Satgas Tricakti Amankan 3 Truk Bermuatan Ratusan Ton Pasir Timah di Jelitik

BANGKA, RADAKBABEL.COM — Tim Satgas Trisakti mengamankan tiga unit truk bermuatan ratusan ton pasir timah pada Selasa (13/1/2026) dini hari, sekitar pukul 04.30 WIB. Penindakan dilakukan di simpang smelter MGR, kawasan industri Jelitik, Kabupaten Bangka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu sopir truk mengaku pasir timah tersebut diangkut dari wilayah Kemingking dengan tujuan smelter MSP. Namun, di tengah perjalanan, truk tiba-tiba dihentikan oleh Tim Satgas Trisakti saat melintas di simpang smelter MGR.

“Kami ni bukan dari Permis, tapi dari Kemingking. Rencananya dibawa ke MSP. Sekitar subuh tadi, truk kami distop di simpang smelter MGR, kata tim satgas, jadi kami berhenti,” ujar salah satu sopir kepada wartawan.

Baca Juga  Terungkap, Jaringan Pemilik Timah Ilegal Lebih Luas: 15 Nama Kuasai Lebih dari 80 Ton

Saat ditanya terkait kepemilikan dan status legal pasir timah yang dibawa, sopir tersebut mengaku tidak mengetahui secara pasti asal-usul barang tersebut.

“Yang ku tau, timah yang kami bawa dari Kemingking ni punya bos Kopau. Selain itu, kami dak tau ape-ape lagi,” akunya.

Adapun lima unit truk yang diamankan masing-masing bernomor polisi BN 8968 (warna hitam terpal hijau) dan BN 8541 QY (warna kuning, tujuan smelter MGR), serta BN 8551 TP, BN 8731 RR, dan BN 8351 PQ (ketiganya truk warna kuning).

Seluruh truk bermuatan pasir timah tersebut kini telah diamankan Tim Satgas Trisakti di Gudang Penampungan Timah (GPT) Sungailiat. Untuk proses pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.

Baca Juga  Redi Disebut-sebut Pemilik, Mengapa Belum Terlihat di Meja Pemeriksaan?

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Satgas Trisakti terkait status hukum pasir timah terse)but maupun pihak-pihak yang akan dimintai pertanggungjawaban. Media ini masih menunggu perkembangan resmi dari aparat berwenang. (Radak)

Hargai Karya Radak Jangan Salin Tanpa Izin

error: Content is protected !!