Hot News
Trending Hashtag
Beranda » Bangka Belitung » Bangka » DAS Jalan Laut Dikuasai Tambang Ilegal: Excavator Menggila, Warga Melawan, Hukum Dipertanyakan!

DAS Jalan Laut Dikuasai Tambang Ilegal: Excavator Menggila, Warga Melawan, Hukum Dipertanyakan!

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUNGAILIAT, RADAKBABEL.COM ~~ Riak air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Jalan Laut, Kelurahan Matras, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, tak lagi sekadar suara alam. Ia berubah menjadi gema keras aktivitas tambang timah yang diduga ilegal bising, agresif, dan menantang batas hukum.

Di lokasi, pemandangan tak terbantahkan. Ponton rajuk berjejer, mengoyak aliran sungai yang seharusnya menjadi sumber kehidupan warga. Di daratan, alat berat jenis excavator terlihat hilir-mudik tanpa henti, mengeruk tanah seolah tanpa rasa takut. Aktivitas ini bukan lagi sembunyi-sembunyi – ia terang-terangan.

Hasil investigasi tim Redaksi Radak Babel mengungkap adanya “aturan main” baru yang diterapkan kepada para penambang. Harga timah ditetapkan Rp115 ribu per kilogram. Namun, di balik angka itu, ada potongan yang tak kecil: 15 persen bagi penambang yang menggunakan alat berat, dan 10 persen bagi yang tidak. Skema ini diduga dikendalikan oleh seseorang berinisial KBR – nama yang bukan asing di lingkaran tambang, disebut-sebut memiliki pengaruh kuat hingga aktivitas ini terus berjalan tanpa hambatan berarti.

Lebih jauh, kondisi di lapangan memicu ketegangan. Aktivitas tambang dilaporkan telah merambah lahan pribadi milik warga. Batas-batas kepemilikan seolah diabaikan. Protes pun muncul, bahkan sempat terjadi penghentian paksa oleh warga yang geram.

Tiga suara penolakan pun mengeras

Rd (45), nelayan dengan nada tinggi menegaskan:

“Air makin keruh, ikan makin hilang. Kami ini hidup dari laut, bukan dari tambang. Kalau ini dibiarkan, kami mau makan apa? Ini bukan sekadar gangguan, ini ancaman!,”ujarnya.

Sit (38), warga sekitar DAS, mengaku resah dengan dampak langsung yang dirasakan:

“Mereka masuk sampai ke lahan warga. Tanah warga rusak, air tercemar. Kami tidak pernah kasih izin. Ini jelas merampas hak warga.”ungkapnya

Jun (52), tokoh masyarakat setempat, menyampaikan kritik keras terhadap kondisi yang dinilai janggal:

“Kalau ini ilegal, kenapa bisa jalan terus? Siapa yang lindungi? Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan. Hukum itu harus berdiri, bukan tunduk.”

Ironisnya, meski penolakan semakin nyata dan konflik mulai terbuka, aktivitas tambang tetap berlangsung. Dugaan “kebal hukum” pun menguat menjadi pertanyaan besar di tengah masyarakat.

Di DAS Jalan Laut, persoalannya kini bukan hanya soal tambang. Ini tentang keberanian melawan kerusakan, tentang hak warga yang terancam, dan tentang hukum yang sedang diuji apakah masih punya taji, atau justru tumpul di hadapan kepentingan. (RADAK)

  • Penulis: Radak

Rekomendasi

  • BBM Ilegal Belitung Terbongkar, 9 Tersangka Tumbang

    BBM Ilegal Belitung Terbongkar, 9 Tersangka Tumbang

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • 0Komentar

    BELITUNG, RADAKBABEL.COM — Terungkapnya dugaan praktik distribusi BBM ilegal di Kabupaten Belitung kembali menampar wajah penegakan hukum di sektor energi. Sebuah mobil tangki berkapasitas 5.000 liter yang diduga digunakan untuk mengangkut biosolar ilegal diamankan Satreskrim Polres Belitung. Namun di balik pengungkapan itu, publik kini justru menanti pertanyaan yang lebih besar: siapa aktor utama yang selama […]

  • Satgas di Bangka Belitung, Penjaga Ketertiban atau Sekadar Pendamping Formal ?

    Satgas di Bangka Belitung, Penjaga Ketertiban atau Sekadar Pendamping Formal ?

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    Opini: OLEH: LA ODE M. MURDANI. BANGKA TENGAH, RADAKBABEL.COM  — Penetapan Acing sebagai tersangka kasus penambangan ilegal oleh Polres Bangka Tengah seharusnya menjadi momentum refleksi bersama. Bukan hanya soal keberanian aparat menegakkan hukum, tetapi juga soal satu pertanyaan besar yang kembali mengemuka di ruang publik:  apa sebenarnya tugas dan fungsi Satgas di Provinsi Bangka Belitung? […]

  • Aroma Bisnis Seragam di Balik Tahun Ajaran Baru: Wali Murid Keluhkan Siswa Diarahkan Belanja ke Toko Tertentu

    Aroma Bisnis Seragam di Balik Tahun Ajaran Baru: Wali Murid Keluhkan Siswa Diarahkan Belanja ke Toko Tertentu

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • 0Komentar

    RADAKBABEL.COM, PANGKALPINANG — Tahun ajaran baru 2026/2027 baru dimulai, tetapi keluhan dari para wali murid di Kota Pangkalpinang sudah bermunculan. Persoalannya bukan sekadar harga seragam yang mahal, melainkan dugaan adanya pengarahan dari pihak sekolah agar siswa membeli pakaian sekolah di toko tertentu. Sejumlah orang tua mengaku menerima informasi bahwa siswa baru diwajibkan membeli satu paket […]

  • Dini Hari, Satgas Tricakti Amankan 3 Truk Bermuatan Ratusan Ton Pasir Timah di Jelitik

    Dini Hari, Satgas Tricakti Amankan 3 Truk Bermuatan Ratusan Ton Pasir Timah di Jelitik

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    BANGKA, RADAKBABEL.COM — Tim Satgas Trisakti mengamankan tiga unit truk bermuatan ratusan ton pasir timah pada Selasa (13/1/2026) dini hari, sekitar pukul 04.30 WIB. Penindakan dilakukan di simpang smelter MGR, kawasan industri Jelitik, Kabupaten Bangka. Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu sopir truk mengaku pasir timah tersebut diangkut dari wilayah Kemingking dengan tujuan smelter MSP. […]

  • Tambang Timah Illegal Masih Dikuasai Bos Lama, APH Belitung Dipertanyakan: Pembiaran atau Pembekingan?

    Tambang Timah Illegal Masih Dikuasai Bos Lama, APH Belitung Dipertanyakan: Pembiaran atau Pembekingan?

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    Pertanyan: Pembiaran atau Pembekingan? BELTIM, RADAKBABEL.COM — Aktivitas pertambangan timah ilegal di Kabupaten Belitung Timur seolah berjalan di dua dunia, yakni terang di lapangan, gelap dalam penindakan hukum. Pantauan Tim RADAK Minggu (25/1/2026), pada sejumlah titik strategis wilayah Manggar, mesin dan meja goyang tetap beroperasi. Truk keluar-masuk. Produksi berjalan. Namun nyaris tak ada kabar penertiban […]

  • Penyelundupan Timah Ke Smelter Dilakukan Dengan Berlindung Di Balik Surat Jalan

    Penyelundupan Timah Ke Smelter Dilakukan Dengan Berlindung Di Balik Surat Jalan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    OPINI Oleh: La Ode M. Murdani BANGKA BELITUNG, RADAKBABEL.COM — Kehadiran satuan tugas (satgas) yang mengatasnamakan negara sejatinya diharapkan menjadi garda terdepan dalam menegakkan hukum dan melindungi kepentingan nasional. Namun dalam praktiknya, satgas justru kerap tampil sebagai alat penekan rakyat kecil, bukan pembongkar kejahatan besar. Negara seolah hadir dengan wajah garang ke bawah, tetapi tumpul […]

error: Content is protected !!
expand_less