Hot News
Trending Hashtag
Beranda » Bangka Belitung » Bangka Selatan » Dari Urat Nadi Jadi Kubangan: Jalan Usaha Tani ‘Mati’, Aktivitas Lumpuh Total!

Dari Urat Nadi Jadi Kubangan: Jalan Usaha Tani ‘Mati’, Aktivitas Lumpuh Total!

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANGKA SELATAN, RADAKBABEL.COM — Janji pembangunan kembali diuji di lapangan. Proyek pabrik kelapa sawit milik PT Bukit Palma Prima (BPP) di Desa Nangka kini tak lagi sekadar menuai keluhan ia berubah menjadi sumber amarah terbuka. Jalan Usaha Tani (JUT) yang dulu menjadi urat nadi aktivitas petani, kini hancur menjadi kubangan lumpur, memutus akses dan melumpuhkan roda ekonomi warga.

Pantauan di lokasi, Sabtu (25/4/2026) sore, memperlihatkan kondisi yang tak bisa lagi ditoleransi. Hujan deras yang mengguyur memperparah kerusakan jalan yang diduga tak mampu menahan beban aktivitas proyek. Tanah labil berubah menjadi jebakan licin, dalam, dan tak bisa dilalui. Bukan sekadar rusak, jalan itu kini praktis “mati”.

Dampaknya nyata. Sedikitnya tiga truk pengangkut buah sawit terjebak berjam-jam, roda mereka tenggelam dalam lumpur. Aktivitas distribusi lumpuh total. Waktu terbuang, kerugian membengkak, dan frustrasi warga pun meledak.

“Nyalep gara-gara PT kurang ajar, terpuruk kami!” teriak seorang warga dalam video yang beredar, mencerminkan kemarahan yang tak lagi bisa dibendung.

Yang terjadi bukan sekadar dampak cuaca. Warga menilai ada pembiaran dan kegagalan pengelolaan dampak dari aktivitas proyek. Jalan yang dulunya layak dilalui kini hancur di bawah tekanan lalu lintas kendaraan berat. Ketika hujan datang, kerusakan itu berubah menjadi bencana kecil yang berulang.

Sorotan terhadap PT BPP pun kian tajam. Bagi masyarakat, pembangunan yang seharusnya membawa manfaat justru berbalik menjadi beban. Infrastruktur desa rusak, akses terganggu, dan keselamatan dipertaruhkan.

Pihak perusahaan, melalui Humas PT BPP, Bravo, mengklaim tidak tinggal diam. Ia menyebut perbaikan akan segera dilakukan, meski masih terkendala pemilihan kualitas tanah yang dianggap tepat.

Namun bagi warga, pernyataan itu terdengar seperti janji yang datang terlambat. Sebab kerusakan sudah terjadi, kerugian sudah dirasakan, dan kesabaran masyarakat kian menipis.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka yang runtuh bukan hanya jalan – tetapi juga kepercayaan. Karena pembangunan tanpa tanggung jawab bukanlah kemajuan, melainkan tekanan yang dipaksakan di atas penderitaan masyarakat. (DK/RADAK)

  • Penulis: Radak

Rekomendasi

  • Tersangka HF dan DY Diduga Main HP dari Lapas Tua Tunu, Ka KPLP: Itu Pelanggaran Berat, Saya Sikat!

    Tersangka HF dan DY Diduga Main HP dari Lapas Tua Tunu, Ka KPLP: Itu Pelanggaran Berat, Saya Sikat!

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, RADAKBABEL.COM – Dua orang tersangka dengan kasus berbeda, yang ditipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tua Tunu Pangkalpinang, diduga menggunakan fasilitas khusus yakni alat komunikasi atau telepon seluler dari dalam jeruji besi. Keduanya adalah HF dan DY. Informasi yang didapat Tim Radak Babel, DY menelpon seseorang untuk dicarikan pengacara. Sementara HF sempat menghubungi […]

  • Kapolresta Angkat Bicara: Barang Bukti Timah di Cambai Aman, Isu Hilang Tidak Berdasar

    Kapolresta Angkat Bicara: Barang Bukti Timah di Cambai Aman, Isu Hilang Tidak Berdasar

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • 0Komentar

    RADAKBABEL.COM, PANGKALPINANG —  Kapolresta Pangkalpinang, Max Mariners, akhirnya angkat bicara menanggapi sejumlah pemberitaan media terkait perkembangan kasus dugaan penyelundupan timah ilegal yang belakangan memicu polemik di tengah masyarakat. Dalam klarifikasinya, ia menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai dugaan penghilangan barang bukti tidaklah benar dan menyesatkan. Menurutnya, seluruh barang bukti timah yang diamankan saat ini dalam […]

  • Dugaan Pemerasan Rp60 Juta, Toko Mas Gunung Kawi Tempuh Jalur Hukum

    Dugaan Pemerasan Rp60 Juta, Toko Mas Gunung Kawi Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • 0Komentar

    RADAK BABEL.COM, PANGKALPINANG,–Perkara yang semula berawal dari keluhan seorang konsumen terkait dugaan ketidaksesuaian kadar anting emas yang dibeli di Toko Mas Gunung Kawi kini berkembang ke arah yang lebih kompleks. Jika sebelumnya sorotan publik tertuju pada sengketa perlindungan konsumen, kini fokus penyelidikan mulai bergeser setelah pihak toko melaporkan dugaan percobaan pemerasan dengan nilai tuntutan mencapai […]

  • Yopi Bun Disebut Ganti Kerugian Negara, Tapi Tak Jadi Terdakwa? Kuasa Hukum Soroti Dugaan Tebang Pilih Penegakan Hukum

    Yopi Bun Disebut Ganti Kerugian Negara, Tapi Tak Jadi Terdakwa? Kuasa Hukum Soroti Dugaan Tebang Pilih Penegakan Hukum

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, RADAKBABEL.COM — Polemik penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi kembali memantik sorotan. Kuasa hukum Eka Hadiyuanita, S.H., melontarkan kritik keras terhadap konstruksi perkara yang dinilai tidak hanya menabrak yurisprudensi Mahkamah Agung, tetapi juga memunculkan pertanyaan besar mengenai konsistensi aparat penegak hukum dalam menetapkan siapa yang harus dimintai pertanggungjawaban pidana. Dalam keterangannya, Eka di Pengadilan […]

  • BPJN Babel Bantah Dugaan Pemotongan Upah Pekerja, Mekanisme Anggaran Dipertanyakan

    BPJN Babel Bantah Dugaan Pemotongan Upah Pekerja, Mekanisme Anggaran Dipertanyakan

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, RADAK BABEL. COM – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bangka Belitung akhirnya angkat bicara terkait pemberitaan mengenai dugaan persoalan dalam pelaksanaan pekerjaan padat karya dan pemeliharaan rutin ruas jalan nasional di Bangka Belitung. Kepala Satuan Kerja (Satker) BPJN Bangka Belitung, I Ketut Payung Astapa, membantah sejumlah informasi yang sebelumnya mencuat, mulai dari dugaan pekerja […]

  • Satgas di Persimpangan: Antara Fungsi Pengawasan dan Bayang-Bayang Kontroversi

    Satgas di Persimpangan: Antara Fungsi Pengawasan dan Bayang-Bayang Kontroversi

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    OPINI & FAKTA Oleh: LA ODE M. MURDANI. BANGKA BELITUNG, RADAKBABEL.COM — Penetapan Acing sebagai tersangka kasus penambangan ilegal oleh Polres Bangka Tengah seharusnya menjadi momentum refleksi bersama. Bukan semata soal keberanian aparat menegakkan hukum, tetapi juga tentang satu pertanyaan besar yang kembali mengemuka di ruang publik: apa sebenarnya tugas dan fungsi Satgas di Provinsi […]

error: Content is protected !!
expand_less