GRUB RADAK BABEL

Team Radak Babel

Begini Modus Perjudian Game Zone Di Babel, Persi Iwan

BANGKA BELITUNG, RADAKBABEL.COM — Di balik gemerlap lampu LED dan dentingan suara mesin permainan, praktik judi ketangkasan berkedok  Game Zone diduga kian menjamur di sejumlah wilayah Bangka Belitung (Babel). Usaha yang tampak seperti arena hiburan keluarga ini, perlahan berubah menjadi ruang transaksi perjudian terselubung yang sulit disentuh hukum.

Modusnya terbilang rapi. Pengelola membuka tempat permainan dengan izin usaha hiburan atau permainan anak, lengkap dengan papan nama Game Zone atau “Arena Ketangkasan”. Dari luar, tempat ini terlihat biasa, bahkan ramah anak. Namun di dalam, mesin-mesin digital yang disebut sebagai permainan ketangkasan justru menjadi alat utama perjudian.

Menurut Iwan, permainan tersebut umumnya menampilkan sistem poin atau skor. Pemain diminta melakukan memberikan uang, baik melalui kasir maupun anak koin. Saldo itu kemudian digunakan untuk bermain mesin.

Baca Juga  Infinity Adalah Tempat Judi Mesin, Dikota Parittiga, Semoga Segera Ditindak

“Setelah menang Player akan meminta kepada anak koin (wasit) untuk censel dan wasit akan memberikan Player Voucer, kemudian ditukar kembali menjadi uang tunai baik secara langsung maupun melalui “orang dalam,”kata Iwan.

Untuk menghindari jerat hukum, masih dikatakan Iwan transaksi penukaran uang dilakukan secara tidak terang-terangan. yang mana memanfaatkan pihak ketiga di luar lokasi. Bahkan, sebagian lokasi disebut menerapkan sistem “aman terkendali”, di mana pemain yang dipercaya akan diarahkan ke jalur penukaran khusus.

Lebih jauh, sejumlah Game Zone diduga memiliki jam operasional fleksibel, aktif hingga dini hari, dan selektif menerima pemain. Pendatang baru diawasi ketat, sementara pemain lama bebas keluar-masuk. Pola ini menimbulkan dugaan adanya perlindungan atau pembiaran dari oknum tertentu, sehingga bisnis ilegal ini bisa bertahan lama tanpa gangguan berarti.

Baca Juga  Perusahaan Untung, Warga Nangka Swadaya Tambal Jalan Rusak

Ironisnya, keberadaan Game Zone berkedok judi ini tak jarang berada di tengah pemukiman padat, dekat warung, bahkan tak jauh dari fasilitas umum. Dampaknya pun mulai terasa: konflik rumah tangga, jeratan utang, hingga meningkatnya keresahan sosial.

Masyarakat pun mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum (APH) khusunya pihak Kepolisian Polda Babel dan jajarannya dalam menindak praktik ini. Pasalnya, meski isu Game Zone kerap mencuat, penindakan sering kali berhenti di permukaan sebatas razia sesaat tanpa menyentuh aktor utama di balik layar. Langkah tegas dan transparan. Apakah Game Zone benar-benar sekadar hiburan, atau justru wajah lain dari perjudian yang dibiarkan tumbuh subur di Bangka Belitung. (Dik)

Hargai Karya Radak Jangan Salin Tanpa Izin

error: Content is protected !!