Hot News
Trending Hashtag
Beranda » Bangka Belitung » Belitung » BBM Ilegal Belitung Terbongkar, 9 Tersangka Tumbang

BBM Ilegal Belitung Terbongkar, 9 Tersangka Tumbang

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BELITUNG, RADAKBABEL.COM — Terungkapnya dugaan praktik distribusi BBM ilegal di Kabupaten Belitung kembali menampar wajah penegakan hukum di sektor energi. Sebuah mobil tangki berkapasitas 5.000 liter yang diduga digunakan untuk mengangkut biosolar ilegal diamankan Satreskrim Polres Belitung. Namun di balik pengungkapan itu, publik kini justru menanti pertanyaan yang lebih besar: siapa aktor utama yang selama ini bermain di balik bisnis BBM ilegal tersebut?

Kasus ini bermula dari sebuah kecelakaan lalu lintas di Jalan Dendang, Desa Ibul, Kecamatan Badau. Bukannya langsung menjalani proses hukum sebagaimana mestinya, mobil tangki bernomor polisi BN 1564 WD itu justru sempat meninggalkan lokasi saat hendak dibawa petugas ke Unit Laka. Kejadian tersebut memicu kecurigaan aparat dan membuka dugaan adanya aktivitas yang selama ini disembunyikan.

Hasil penyelidikan awal mengarah pada dugaan bahwa mobil tangki tersebut baru saja menyelesaikan pengiriman BBM industri jenis biosolar yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ironisnya, kasus ini tidak berhenti pada satu kendaraan. Penyidik Unit Tipiter Satreskrim Polres Belitung kemudian melakukan pengembangan dan mengamankan sejumlah kendaraan lain serta barang bukti pendukung yang diduga berkaitan dengan jaringan distribusi BBM ilegal tersebut.

Yang mengejutkan, sebanyak sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Salah satunya berinisial AG alias BU yang disebut sebagai pemodal sekaligus pemilik perusahaan pengangkut BBM. Selain itu, ada pula SE alias BM yang diduga berperan sebagai koordinator lapangan dalam aktivitas distribusi tersebut.

Penetapan sembilan tersangka ini memunculkan dugaan bahwa praktik distribusi BBM ilegal bukanlah pekerjaan perseorangan, melainkan sebuah jaringan yang terorganisir dan telah berjalan dalam kurun waktu tertentu.

Publik pun mempertanyakan, bagaimana distribusi biosolar dalam jumlah besar bisa berlangsung tanpa terdeteksi lebih awal? Adakah pihak lain yang selama ini ikut menikmati keuntungan dari bisnis ilegal tersebut? Dan apakah sembilan tersangka yang telah diamankan benar-benar merupakan aktor utama, atau hanya sebagian kecil dari mata rantai yang lebih besar?

Kasus ini menjadi ujian serius bagi aparat penegak hukum di Belitung. Sebab masyarakat tidak hanya menunggu penetapan tersangka, tetapi juga menanti keberanian aparat untuk mengungkap seluruh jaringan, termasuk jika ada pihak-pihak berpengaruh yang diduga terlibat di balik peredaran BBM ilegal tersebut.

Hingga kini, Satreskrim Polres Belitung masih melakukan penyelidikan dan pengembangan perkara. Publik pun menunggu, apakah kasus ini akan dibongkar hingga ke akar-akarnya, atau justru berhenti pada nama-nama yang telah lebih dahulu diumumkan. (RADAK)

  • Penulis: Radak

Rekomendasi

  • Dodol Khas Nibung, Manisnya Maulid yang Menjaga Warisan dari Generasi ke Generasi

    Dodol Khas Nibung, Manisnya Maulid yang Menjaga Warisan dari Generasi ke Generasi

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • 0Komentar

    Penulis: Yuda Radak RADAKBABEL.COM, BANGKA — Ada yang berbeda setiap kali Maulid Nabi Muhammad SAW digelar di Desa Nibung, Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka. Selain lantunan doa, silaturahmi, dan rumah-rumah warga yang terbuka bagi tamu, ada satu sajian yang hampir selalu menjadi perhatian: dodol khas Nibung. Minggu (30/8/2026), sejak pagi kendaraan dari berbagai penjuru mulai […]

  • CV TMTB Diduga Kuasai Arus Timah Belitung, Kolektor Mengeluh Harga Ditekan Saat PT Timah Macet Dana

    CV TMTB Diduga Kuasai Arus Timah Belitung, Kolektor Mengeluh Harga Ditekan Saat PT Timah Macet Dana

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • 0Komentar

    BELITUNG, RADAKBABEL.COM — Tata niaga timah di Pulau Belitung kian memperlihatkan wajah timpang. Di saat PT Timah Tbk disebut mengalami kemacetan dana dan tak mampu menyerap produksi masyarakat secara optimal, satu perusahaan swasta justru diduga tampil sebagai pengendali utama arus timah. CV Traders Mining Tin Babel (TMTB) disebut-sebut kini menjadi “gerbang tunggal” distribusi timah Belitung. […]

  • Ketika Muara Dijadikan Alasan, Nelayan Jadi Korban

    Ketika Muara Dijadikan Alasan, Nelayan Jadi Korban

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    Opini – Oleh: La Ode M. Murdani.  BANGKA, RADAKBABEL. COM — Ada satu garis yang tidak boleh dilanggar dalam pembangunan: ketika aktivitas ekonomi mulai merampas ruang hidup masyarakat, di situlah negara seharusnya hadir bukan diam. Persoalan tambang di wilayah muara seperti Air Kantung memperlihatkan betapa garis itu kini semakin kabur, bahkan terkesan sengaja dihapus. Narasi […]

  • Ironi di Sarang Mandi: Koperasi Merah Putih Berdiri Megah, Bocah Gizi Buruk di Sebelahnya Masih Berjuang

    Ironi di Sarang Mandi: Koperasi Merah Putih Berdiri Megah, Bocah Gizi Buruk di Sebelahnya Masih Berjuang

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • 0Komentar

    SARANG MANDI, RADAKBABEL.COM – Pemandangan yang tersaji di RT 14, Desa Sarang Mandi, Kecamatan Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah, menghadirkan ironi yang sulit diabaikan. Di satu sisi berdiri bangunan Koperasi Merah Putih yang dibangun melalui program pemerintah. Bangunan permanen itu tampak megah dan menjadi simbol pembangunan ekonomi desa. Namun hanya beberapa langkah dari bangunan tersebut, seorang […]

  • Jejak 145 Ribu Ton Timah yang Dipertanyakan, Luriyanjaya Desak Negara Buka Terang Kerugian Babel

    Jejak 145 Ribu Ton Timah yang Dipertanyakan, Luriyanjaya Desak Negara Buka Terang Kerugian Babel

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • 0Komentar

    Editor: Doi Radak RADAKBABEL.COM, BANGKATENGAH — Di balik perkara korupsi tata niaga timah yang telah berkekuatan hukum tetap, masih tersisa pertanyaan besar yang menurut pemerhati tambang timah Bangka Belitung, Luriyanjaya, belum mendapatkan jawaban secara terang. Pertanyaan itu sederhana, tetapi menyentuh persoalan besar yakni ke mana jejak bijih timah yang telah dieksploitasi, berapa sebenarnya kerugian negara, […]

  • Aset Diduga Sengaja Dilumpuhkan, Excavator Aon Disita

    Aset Diduga Sengaja Dilumpuhkan, Excavator Aon Disita

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • 0Komentar

    PEMALI, RADAKBABEL.COM — Upaya menyelamatkan aset yang diduga berkaitan dengan perkara hukum Tamron alias Aon terus bergerak. Sabtu, 9 Mei 2026, aparat Kejaksaan Tinggi bersama tim PKH dan mekanik melakukan penyitaan sekaligus pengamanan terhadap 1 unit excavator Hitachi ZAXIS210F-5G yang sebelumnya ditemukan dalam kondisi tidak utuh dan diduga sengaja “dilumpuhkan”. Alat berat bernilai ratusan juta […]

error: Content is protected !!
expand_less