Hot News
Trending Hashtag
Beranda » Bangka Belitung » Api Dendam di Balik Meja Birokrasi: ASN Bakar Kantor Karena Pangkat

Api Dendam di Balik Meja Birokrasi: ASN Bakar Kantor Karena Pangkat

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANGKA BELITUNG, RADAKBABEL.COM — Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung berhasil mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pelaku pembakaran Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kabar penangkapan tersebut dibenarkan langsung oleh Kabid Humas Polda Babel, Kombes Pol Agus Sugiyarso. Ia menyebut pelaku telah diamankan dan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.

“Benar, pelaku sudah berada di Mapolda Bangka Belitung untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Kamis (30/4/2026).

Pelaku diketahui berinisial AS (42), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di instansi yang sama. Ia ditangkap di kediaman kerabatnya di Desa Nyelanding, Kabupaten Bangka Selatan.

Peristiwa kebakaran diduga bukan insiden biasa. Api pertama kali muncul dari ruangan Kepala Dinas Perhubungan Babel dan diduga kuat sengaja dipicu. Petugas pemadam kebakaran sempat mengerahkan tiga unit mobil damkar untuk mengendalikan api agar tidak merembet ke bagian lain gedung.

Kasus ini menyita perhatian publik karena motif yang mengemuka diduga berkaitan dengan persoalan pribadi. Pelaku disebut kecewa lantaran pengajuan kenaikan pangkatnya ke golongan 3C tidak mendapatkan persetujuan dari Kepala Dinas, Muhammad Haris.

Sebelum kejadian, AS bahkan sempat meluapkan emosinya melalui media sosial. Ia diduga mengunggah ancaman, termasuk rencana mendatangi kantor dengan membawa senjata tajam untuk menemui pimpinan dinas.

Seorang saksi mata mengaku sempat melihat pelaku datang ke kantor pada sore hari sebelum kejadian.

“Pelaku datang bersama saudaranya, sempat duduk di ruang tunggu,” ungkapnya.

Kepala Dinas Perhubungan Babel, Muhammad Haris, menyatakan bahwa pihaknya telah melaporkan kasus tersebut ke kepolisian, baik terkait dugaan pembakaran maupun ancaman yang diarahkan kepadanya.

“Saya serahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum,” tegas Haris.

Hingga kini, penyidik masih mendalami motif secara menyeluruh, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Sementara itu, AS masih menjalani pemeriksaan di Mapolda Babel.

Peristiwa ini kembali membuka sorotan terhadap potensi konflik internal di lingkungan ASN, khususnya yang dipicu oleh persoalan administratif dan karier yang berujung pada tindakan ekstrem.(RADAK)

  • Penulis: Radak

Rekomendasi

  • Transparansi Dana Publikasi Polri Tahun 2026 Masih Menjadi Pertanyaan Publik

    Transparansi Dana Publikasi Polri Tahun 2026 Masih Menjadi Pertanyaan Publik

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • 0Komentar

    OLEH: LA ODE M. MURDANI. PANGKALPINANG, RADAKBABEL.COM — Kenaikan anggaran Kepolisian Republik Indonesia pada tahun 2026 menjadi sekitar Rp145 triliun menunjukkan komitmen negara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Namun di balik peningkatan tersebut, perhatian publik kembali tertuju pada penggunaan anggaran publikasi dan kehumasan institusi kepolisian. Dana publikasi Polri memang bukan pos anggaran yang berdiri […]

  • Tin Slag di Pangkalpinang: Antara Dalih Riset hingga Jejak Legalitas yang Dipertanyakan

    Tin Slag di Pangkalpinang: Antara Dalih Riset hingga Jejak Legalitas yang Dipertanyakan

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • 0Komentar

    RADAKBABEL.COM, PANGKALPINANG — Ribuan ton tin slag atau kerak peleburan timah yang berpindah dari kawasan industri ke Pangkalpinang meninggalkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban. Material yang semula disebut sebagai bagian dari skema hibah untuk penelitian dan hilirisasi itu kini menjadi sorotan karena menyangkut aspek lingkungan, keselamatan radiasi, legalitas pengangkutan, hingga tata kelola aset hasil pertambangan. […]

  • Pasca Tragedi Pondi, Penjualan Pasir Timah ke MSP Disorot

    Pasca Tragedi Pondi, Penjualan Pasir Timah ke MSP Disorot

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    PEMALI, RADAKBABEL.COM — Tidak seperti biasanya ramai terdengar dentuman suara mesin dilokasi eks tambang Pondi, Desa Pemali, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka.Pasca insiden yang menewaskan 7 orang dilokasi tersebut, terhitung sejak kemarin (04/02/2026) hingga saat ini, lokasi eks tambang Pondi mendadak sunyi. Yang terlihat dilapangan hanya sejumlah petugas dari tim gabungan yang sedang melakukan pencarian terhadap […]

  • Cuma 3 Tahun untuk Penyelundupan Timah, Warga Bangka Barat Soroti Ringannya Hukuman

    Cuma 3 Tahun untuk Penyelundupan Timah, Warga Bangka Barat Soroti Ringannya Hukuman

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • 0Komentar

    BANGKA BARAT, RADAKBABEL.COM — Vonis tiga tahun penjara terhadap Haryanto alias Ahyan dalam perkara tindak pidana pertambangan tanpa izin memantik pertanyaan di tengah masyarakat Bangka Barat. Ketika praktik ilegal timah terus menjadi persoalan serius di Bangka Belitung, publik mulai mempertanyakan: seberat apa sebenarnya hukuman bagi pelaku yang terlibat dalam rantai perdagangan timah ilegal? Pengadilan Negeri […]

  • 3 Ton Timah, Rumah Hancur, Bukti ‘Disapu’: Ada Apa Tipidter Tak Berani Sentuh Liku?

    3 Ton Timah, Rumah Hancur, Bukti ‘Disapu’: Ada Apa Tipidter Tak Berani Sentuh Liku?

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • 0Komentar

    BANGKA BARAT, RADAKBABEL.COM – Aroma busuk praktik gelap timah di Bangka Belitung kian menyengat. Kali ini, sorotan tajam mengarah ke Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Bangka Belitung yang dinilai tak berani menyentuh sosok “Liku”, pemilik truk pembawa pasir timah yang menabrak rumah warga di Desa Ranggi, Kecamatan Jebus. Insiden yang semula disebut sebagai kecelakaan lalu […]

  • Ratusan Ton Monasit, Ilmenit dan Zirkon Eks Semelter TIN Hendri Lie Ditumpuk Dalam Gudang: Aset Ini Rawan Penjarahan

    Ratusan Ton Monasit, Ilmenit dan Zirkon Eks Semelter TIN Hendri Lie Ditumpuk Dalam Gudang: Aset Ini Rawan Penjarahan

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • 0Komentar

    Penulis: RadakBabel RADAKBABEL.COM, PANGKALPINANG — Ratusan ton mineral ikutan berupa monasit, ilmenit dan zirkon masih menumpuk di sebuah gudang di kawasan Ketapang, Kota Pangkalpinang, Minggu (23/8/2026). Material itu bukan sekadar tumpukan mineral biasa. Informasi yang dihimpun Tim Radak Babel menyebutkan material tersebut merupakan sisa hasil produksi (SHP) eks Smelter Tinindo Inter Nusa (TIN) yang dikaitkan […]

error: Content is protected !!
expand_less